Jumat, 10 Mei 2013

Mobil Transparan Bertenaga Air dari Merchedez Benz


Untuk mendukung pernyataan tentang jejak karbon nol pada mobil, fihak Mercedes-Benz memutuskan untuk menggunakan bahan energi mobil F-Cell yang dipasang seperti penutup mobil (jubah)yang sekaligus membuat mobil kelihatan transparan.


Teknologi cloaking bukan merupakan fitur baru yang akan Anda lihat pada generasi berikutnya dari kendaraan Mercedes, seeblumnya ada bahan bakar futuristik bertenaga hidrogen . Insinyur melepas aksi publisitas F-CELL dengan menutupinya menggunakan LED-embedded atau semacam terpal di satu sisi dan dilengkapi dengan kamera di sisi lain. Video yang diambil dengan kamera yang dipajang di tikar LED di sisi berlawanan dari kendaraan,membuat mobil tampak transparan bagi pejalan kaki yang menontonnya dari pinggir jalan sambil terbengong - bengong.



berbasis B-Cell , F-Cell memiliki driving range kurang lebih 300 KM. Mobil bertenaga jubah hidrogen melakukan tur di Jerman selama seminggu untuk benih gagasan bahwa emisi nol bahan bakar cell pada kendaraan berarti kenalpot kendaraan sama sekali tidak berdampak terhadap lingkungan, sekaligus "tak terlihat terhadap lingkungan." Sebuah kendaraan bahan bakar cell hanya memancarkan uap air sebagai produk sampingan dari pembakaran bahan bakar hidrogen. Namun, bagaimana sedikit jejak karbon itu benar-benar tergantung di mana hidrogen bersumber.








Beberapa produsen, publik, dan organisasi swasta bekerja pada cara untuk menghasilkan hidrogen menggunakan energi terbarukan, seperti tenaga surya, tenaga angin, atau stasiun pengisian bahan bakar hidrogen. Namun cara paling umum untuk memproduksi hidrogen untuk hari ini adalah melalui energi-intensif elektrolisis, yang membuat kendaraan hidrogen tidak lebih bersih dari mobil listrik di pasar.



Sabtu, 04 Mei 2013

Scholarship : Butik CIMB Niaga Tahun 2013


Program Beasiswa Butik CIMB Niaga Tahun 2013
Program Beasiswa yang diperuntukkan bagi para pelaku usaha kecil menengah yang masih berstatus sebagai mahasiswa.
Program Beasiswa ini bertujuan untuk mengembangkan dan mendidik insan yang berkarakter pemberani dan berjiwa entrepreneur, namun terkendala masalah biaya kuliah dan pengembangan usaha.
Kategori : Beasiswa on-going jenjang S1/D4/D3
Masa Pemberian Beasiswa : maksimal 24 bulan Pendaftaran : 02 Mei – 02 Agustus 2013
Fasilitas : Beasiswa Pendidikan, Beasiswa biaya hidup, kuliah umum wirausaha dan bantuan modal usaha
Perguruan Tinggi : seluruh perguruan tinggi
Jurusan : semua jurusan Syarat dan Ketentuan
1. Warga Negara Indonesia.
2. Berusia maksimum usia 25 tahun (saat mengikuti beasiswa).
3. Mahasiswa dari Universitas Negri atau swasta di seluruh Indonesia mulai semester 5 pada pendidikan jenjang S1 dan/atau mulai semester 3 pada pendidikan DIII.
4. Memiliki IPK 4 Semester berturut-turut minimal 2,75 (skala 4,00).
5. Memiliki usaha aktif minimal 6 bulan.
6. Telah melaksanakan inisiatif usaha/bisnis yang berorientasi memberikan solusi bagi masalah sosial dan lingkungan (eco-social enterpreneurship).
7. Mampu memberikan Rencana Pengembangan Usaha yang kreatif, yang sustain dan memberikan peningkatan manfaat bagi masyarakat.
8. Mampu memberikan Rencana Stategis Penggunaan produk perbankan CIMB Niaga sebagai pendorong laju pengembangan usahanya.
9. Tidak berstatus sebagai penerima program beasiswa dari institusi atau perusahaan manapun.
10.Lolos proses seleksi yang ditetapkan CIMB Niaga dan Kemdikbud RI. Selengkapnya silakan
Kunjungi web Beasiswa Butik CIMB Niaga
Dibuka mulai tanggal 2 Mei s/d 2 Agustus 2013.
Untuk mendapatkan informasi lengkap, dapat mengirimkan email ke: cimbniagascholarship@cimbniaga.co.id

Kamis, 02 Mei 2013

Kembangkan Alat Terapi Stroke, Tim UGM Raih Juara I Imagine Cup 2013



Tim NextIn Futura UGM berhasil meraih juara I dalam lomba Imagine Cup 2013 tingkat Nasional. Kompetisi yang berlangsung pada 12 April 2013 lalu di Oval Plaza, Epicentrum Walk, Jl. HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta mempertandingkan tiga kategori yaitu Innovation, Games dan World Citizenship..
Tim NextIn Futura sukses menjadi jawara dalam kategori World Citizenship dengan mengusung Mosist (Motion Recovery Asisstant). Beranggotakan tiga mahasiswa Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JTETI) yaitu Kalikautsar, Robertus Sonny Prakoso, Syukron Abu Ishaq Alfarozi dan satu mahasiswi Ilmu Komunikasi yakni Danastri Rizqi Nabilah. Dengan dosen pembimbing dr. Abdul Ghofir, Sp.S(K) dan mentor M. Risqi Utama Saputra, ST., dari JTETI,
Kalikautsar, Project Manager tim NextIn Futura mengatakan Mosist merupakan perangkat lunak berbasis Kinect yang diciptakan untuk membantu para pasien stroke dalam melakukan terapi pasca-stroke yang bertujuan untuk mengoptimalkan kemampuan motoriknya. Adapun terapi yang diberikan oleh Mosist dikategorikan dalam empat kelompok terapi yang berdasarkan basis yang juga digunakan dalam terapi konvensional, yaitu terapi balancing, walking, standing up & sitting down, dan reaching & manipulation.
“Dengan Mosist, pengguna akan mendapatkan pengalaman terapi pasca-stroke yang berbeda dari sebelumnya,” katanya Senin (22/4).
Terapi menggunakan Mosist berbeda dengan terapi konvensional. Mosist mampu memberikan user-experience melalui natural user-interface yang berbasis pada teknologi Kinect dan interaksi audiovisual melalui game. Dengan kelebihan yang dimiliki, Mosist dapat meningkatkan motivasi pengguna dalam menjalani terapi pemulihan pasca-stroke.
“Mosist juga dapat digunakan sebagai penghitung Range-of-Motion (ROM) dan kecepatan yang kemudian memberikan pengukuran performa pengguna secara kuantitatif dan real-time yang dikembangkan dari pengaplikasian teknologi Kinect yang tidak dapat diukur secara kasat mata,”imbuhnya.
Hasil dari terapi yang dilakukan oleh pengguna, lanjutnya, tidak hanya ditampilkan sebagai game score dalam akhir setiap terapi. Namun digunakan juga untuk memonitor perkembangan kemampuan motorik dari pengguna melalui fitur-fitur lain yaitu penjadwalan terapi, rekomendasi terapi, serta rekam perkembangan untuk pengguna.
Atas keberhasilan tersebut tim NextIn Futura berhak atas modal awal usaha dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah senilai Rp 25 juta.
Selain tim NextIn Futura, UGM juga mengirim tim lain yaitu tim Bingawa yang lolos sampai babak final dengan mengajukan aplikasi bernama Greenaid dalam kategori innovation. Sayangnya, tim tersebut belum seberuntung rekan mereka, tim NextIn Futura yang berhasil mendapatkan juara. (Humas UGM/Ika)

Selasa, 30 April 2013

Kisah Sedih Inovator Teknologi



Kisah Sedih Inovator Teknologi



Kemajuan teknologi digital sering menghasilkan cerita sukses bagi pengembangnya. Hidup bergelimang uang, punya perusahaan raksasa, dan lainnya. 


Bagaimanapun, tidak semua penemu menikmati kejayaan dari hasil kerja keras mereka. Beberapa mengalami kisah pedih, bahkan hingga akhir hidupnya. Empat contoh di bawah ini bisa menjadi bukti


Alan Turing


Turing, bernama lengkap Alan Mathison Turing, adalah ahli kripto analisis dan ilmuwan di bidang komputer asal Inggris yang memiliki peran besar dalam pengembangan komputer dunia. Masa jaya Turing adalah saat Perang Dunia II, ketika itu ia bahkan sempat mengepalai unit yang bertugas khusus menganalisa dan memecahkan kode sandi Jerman.

Prestasi: Nama Turing menjadi legenda lewat konsep bernama Turing Machine. Konsep algoritma dan komputansi ini bahkan, menurut majalah Time, merupakan landasan dari seluruh komputer yang ada di dunia. Turing pun menjadi abadi lewat Turing Test, sebuah uji untuk membuktikan apakah sebuah sistem komputer mampu 'berpikir' dengan membandingkan jawaban komputer dengan jawaban manusia pada serangkaian pertanyaan.


Tragedi: Turing memiliki orientasi seksual menyukai sesama jenis. Pada masa hidupnya, homoseksualitas merupakan hal terlarang di Inggris. Akibatnya, untuk menghindari penjara, Turing menjalani terapi dengan hormon dan bahan kimia. Pada 1954 Turing ditemukan meninggal keracunan sianida, konon ia melakukan bunuh diri.


Charles Babbage


Charles Babbage adalah bangsawan Inggris yang hidup di abad 19. Ia merupakan ahli di bidang matematika, insinyur mekanik dan filosofi. Babbage juga dikenal sebagai seorang penemu.

Prestasi: Babbage boleh dibilang sebagai orang pertama yang menelurkan konsep komputer yang bisa diprogram. Bukan hanya konsep, Babbage pun mencoba membuat mesin-mesin yang bisa membuktikan konsep yang diutarakannya. Menakjubkannya, mesin yang dibuat dengan batasan kemampuan teknis pada abad 19 itu seharusnya bisa menjadi cikal-bakal komputer.

Tragedi: Sayangnya, Babbage tak pernah bisa menyelesaikan mesinnya tersebut. Konon, ambisi Babbage soal mesin tersebut melampaui kemampuannya sendiri. Belum lagi pribadi Babbage yang dikisahkan cenderung naik-turun membuatnya selalu beralih dari satu proyek ke proyek lainnya.

Dani Bunten


Dani Bunten (Danielle Bunten Berry / Daniel Paul Bunten) adalah desainer game yang berjaya pada tahun 1980-an. Namanya sering dikaitkan dengan legenda game Sid Meier karena konon Dani punya kesempatan menggarap game Civilization yang melambungkan nama Meier.

Prestasi: Dani Bunten meraih sukses lewat game bertajuk M.U.L.E pada kisaran 1980-an. Game ini merupakan salah satu game multiplayer awal yang sukses dan banyak dijadikan rujukan game-game berikutnya. Game Bunten lainnya yang cukup ternama adalah The Seven Cities of Gold.

Tragedi: Setelah tiga kali gagal dalam pernikahannya sebagai pria, Bunten akhirnya memilih untuk hidup sebagai seorang wanita. Bahkan ia melakukan operasi kelamin, yang di kemudian hari ia sesali. Bunten meninggal pada 1998 setelah didiagnosa mengidap kanker paru-paru, ia belum sempat menyelesaikan game M.U.L.E versi internet.

Joybubbles

Joybubbles, lahir dengan nama Joe Engressia, adalah seorang pelopor dalam dunia hacking. Ia terlahir sebagai seorang tuna netra dan memiliki kemampuan mendengarkan dan menyuarakan nada dengan sempurna.

Prestasi: Joybubbles merupakan pelopor phreaking, alias membobol jaringan telepon untuk membuat panggilan telepon tanpa membayar. Ketika itu ia mampu melakukannya dengan menyiulkan sebuah nada khusus di gagang telepon. Kemampuan Joe kemudian diikuti oleh Captain Crunch (Jon Draper) dengan menggunakan peluit hadiah sebuah produk sereal.

Tragedi: Legenda Joybubbles dibarengi kisahnya yang muram dengan masa kanak-kanak yang tidak bahagia dan diwanai penyiksaan. Joe mengatasi trauma ini dengan membuat Church of Eternal Childhood, mengubah namanya secara legal menjadi Joybubbles dan mendeklarasikan usianya sebagai 5 tahun untuk selamanya. Masa-masa terakhir hidupnya dihabiskan di apartemen kecil tanpa lampu yang dipenuhi perangkat telepon, boneka binatang, rekaman lawas dan mainan plastik..


Senin, 29 April 2013

Mengupas Sistem Idling Stop Mazda 6

Mazda Indonesia merilis salah satu varian mobilnya yakni Mazda6 yang menggunakan sistem idling stop, mirip yang tersemat di varian skutik honda terbaru (aka VarTech 125 ISS) dalam upaya lebih memaksimalkan efesiensi penggunaan bahan bakar, tentunya cara kerjanya beda sama ISS nya motor Honda. Nah seperti apa cara kerjanya?

9965_9090811209

Sistem ISS nya Honda vario 125 ISS memberdayakan starter, namun memang starternya sudah diupdate bukan lagi menggunakan motor starter, melainkan ACG Starter yang nyaris tanpa suara, ditambah lagi 2 fitur lain yakni dekompresi mesin dan swing back piston yang membuat proses start otomatisnya berjalan smooth, efesien dan low energy. Sistem idling stop yang dikembangkan Mazda menggunakan Metoda COmbustion Start, atau lebih mudahnya menyalakan mesin menggunakan metoda peledakan ruang bakar.

fig_20092_02_01

Jadi gini seperti yang bisa  disimak pada gambar di atas dan video di bawah, saat kendaraan berhenti dan telah memenuhi waktu sekian detik, maka mesin akan otomatis berhenti. Nah secara umum Nanti mesin dapat dihidupkan lagi hanya dengan menekan tombol pedal gas/melepas pedal rem. Metodanya adalah saat mesin berhenti, maka injektor akan nyuplai bbm di ruang bakar dan bbm tersebut akan dibakar oleh percikan api sehingga menimbulkan ledakan yang akan mendorong piston ke bawah dan menstimulasi beroperasinya mesin kembali. Smart bukan?



Itu pemikiran dasarnya, akan tetapi dalam proses rancang bangunnya ternyata nggak semudah itu. Dibutuhkan pengukuran teliti mengenai letak piston terbaik dan ter-efesien. Untuk ini Mazda mengembangkan sistem dimana setelah mesin berhenti maka piston di tiap silinder diatur ulang posisinya sehingga saat idling start diperoleh start dengan energi paling efesien (silahkan cek di video, setelah mesin berhenti piston akan mengatr ulang posisi masing masing)

Dengan sistem I-stop ini Mazda mengklaim proses Start ulang dari sistem Idling Stopnya hanya memerlukan waktu 0,35 detik dan pengaplikasian sistem i-stop ini menghasilkan efesiensi penggunaan bahan bakar sampai 14% dibanding tanpa i-stop. Semoga bermanfaat :)